Begini Penjualan Mobil Kembar Toyota vs Daihatsu, Januari – Juni

0
1463
Ilustrasi, Daihatsu Rocky - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Toyota Motor Corporation (Toyota) dan Daihatsu Motor Corporation (DMC) merupakan dua pabrikan yang berada di bawah satu grup yakni Toyota Group, karena mayoritas saham Daihatsu dimiliki oleh Toyota. Lantaran itulah, keduanya memiliki model atau mobil-mobil kembar yang dipasarkan oleh masing-masing merek.

Termasuk di Indonesia. Toyota yang diageni oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) dan Daihatsu yang diageni PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga menyajikan sejumlah mobil kembar. Sedikitnya ada lima mobil kembar yang sama-sama dijajakan dua merek itu di Tanah Air.

Mereka adalah Toyota Avanza – Daihatsu Xenia, Toyota Calya – Daihatsu Sigra, Toyota Agya – Daihatsu Ayla, Toyota Rush – Daihatsu Terios, dan yang paling anyar adalah Toyota Raize dengan Daihatsu Rocky. Mobil kembar yang paling terbaru itu diluncurkan secara bersamaan yakni pada 30 Maret lalu.

Toyota Raize. Meski baru mulai diproduksi di Indonesia tetapi langsung mendapat insentif diskon PPnBM- dok.TAM

Lantas bagaimana dengan kinerja penjualan mereka selama ini? Fakta data yang tersaji dari laporan penjualan ke konsumen (ritel) yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) selama beberapa tahun terakhir menunjukkan mobil-mobil Toyota penjualannya jauh di atas mobil-mobil Daihatsu.

Begitu pun di rentang waktu Januari hingga Juni tahun ini. Ternyata dari kelima mobil kembar Daihatsu, tidak satu pun yang penjualan ritelnya melebihi mobil-mobil kembar Toyota.

Data yang dihimpun Mobilitas dari catatan penjualan ritel yang dilaporkan ke Gaikindo maupun data dari PT ADM, Selasa (13/7/2021) pun menunjukkan fakta yang sama. Pertama, perbandingan penjualan ritel antara Avanza – Xenia, masing-masing 25.529 unit dan 4.584 unit.

Daihatsu Terios – dok.Istimewa

Kedua, Rush dan Terios yang sebanyak 22.850 unit dan 9.800 unit. Ketiga, Calya dan Sigra yang masing-masing terjual 16.746 unit dan 16.542 unit.

Keempat, penjualan ritel Agya dan Ayla yang sebanyak 9.363 unit dan 9.042 unit. Dan kelima, Toyota Raize terjual ke konsumen (ritel) sebanyak 2.502 unit dan Daihatsu Rocky sebanyak 838 unit.

Penjualan ritel naik
Marketing Director & Corporate Planning and Communication Director PT ADM, Amelia Tjandra mengatakan di enam bulan pertama tahun ini penjualan ritel Daihatsu mencapai 67.232 unit.

“Jumlah penjualan ritel di enam bulan pertama itu, naik sebesar 25,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 lalu sekitar 53 ribu unit,” kata dia dalam keterangan resmi, yang dirilis di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Daihatsu Ayla – dok.Istimewa

Secara total hingga semester satu itu, lanjut Amelia, penjualan ritel Daihatsu didukung oleh tiga kontributor utama. Mereka adalah, Daihatsu Gran Max PU sebanyak 18.617 unit atau berkontribusi 27,7%, disusul Sigra 16.542 unit (24,6%), dan Terios 9.800 unit (14,6%).

Daihatsu telah memperkenalkan Rocky varian 1.2L pada Juni 2021 lalu di Indonesia, sekaligus menjadi yang pertama di dunia. Meski secara total (baik Rocky 1.0 Turbo dan 1.2L) masih jauh di bawah Toyota Raize, bahkan hanya sekitar sepertiga Raize. (Din/Ara)