BMW Seri 5: Diklaim Tersukses di Dunia, Jeblok di Indonesia

0
1290
BMW Seri 5 Terbaru - dok.Istimewa via BMW AML

Jakarta, Mobilitas – Nama sedan BMW Seri 5 bukanlah nama yang asing bagi orang Indonesia – baik yang masuk dalam kategori pembeli potensial maupun masyarakat secara umum – karena nama ini telah akrab di telinga. Lebih dari itu, sedan besutan pabrikan Jerman – Bayerische Motoren Werke (BMW) – ini juga tercatat sebagai sedan BMW paling sukses dalam penjualan di di dunia.

Sedan mewah yang mulai diproduksi sekaligus dijual sejak tahun 1972 itu, kini telah menapak generasi ketujuh yang disebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Bahkan, pada 9 April 2021 lalu, BMW Group Indonesia telah meluncurkan dua model The New 5 itu, yakni BMW 520i M Sport dengan banderol Rp1,109 miliar, dan BMW 530i Opulence yang dihargai Rp1,279 miliar.

“BMW Seri 5 adalah sedan bisnis paling sukses di dunia, menikmati kesuksesan global yang tak tertandingi selama hampir lima puluh tahun. Canggih dan terdepan, BMW Seri 5 terbaru tawarkan inovasi mutakhir, desain mempesona, dan peningkatan fitur teknis secara menyeluruh,” ujar Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia pada saat peluncuran secara virtual.

Menariknya, BMW The New 5 yang diluncurkan oleh BMW Indonesia itu merupakan hasil rakitan BMW Production Network 2, Gaya Motor, Jakarta. Lantas bagaimana penjualan sedan BMW Seri 5 itu di Indonesia?

Peluncuran BMW 530i Opulence di Indonesia, April 2021 – dok.BMW Group Indonesia

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas, Senin (14/2/2022) menunjukkan dari total penjualan seluruh mobil BMW yang ada di RI, yakni 2.433 unit, BMW Seri 5 terjual sebanyak 268 unit. Artinya, mobil itu memberi sumbangan ke total penjualan merek asal Bavaria, Jerman, itu sekitar 11%.

Fakta data juga berbicara, ternyata tren penjualan sedan tersebut di Indonesia, terus ambrol. Setidaknya, sejak tahun 2014 hingga tahun 2021 kemarin.

Sepanjang tahun 2014 misalnya, total penjualan mobil ini masih sebanyak 1.307 unit, tahun 2015 ambles menjadi 1.082 unit. Tahun berikutnya, atau di tahun 2016, bahkan ambrol dengan total penjualan hanya 462 unit, meski di tahun 2017 kembali meningkat dengan total 916 unit.

Infografis BMW 530i Opulence – dok.BMW Group Indonesia

Namun, geliat penjualan yang mengarah ke peningkatan itu tak berlangsung lama. Sebab, di tahun 2018, ternyata penjualan yang dibukukan anjlok dan hanya sebanyak 649 unit, dan di tahun berikutnya (atau tahun 2019) kembali ambrol karena hanya laku sebanyak 592 unit.

Ambrolnya penjualan lebih dalam terjadi di tahun 2020, yakni sesaat setelah pandemi Covid-19 menerjang dunia, termasuk Indonesia. Pada tahun itu, hanya 571 unit saja BMW Seri 5 yang terjual.

Peluncuran sedan BMW Seri 5 terbaru di Indonesia, April 2021 – dok.BMW Official Store

Ternyata, jebloknya penjualan tak berhenti di tahun 2020 saja, karena di tahun 2021 penjualan mobil itu masih ambrol. Total penjualannya cuma 268 unit. (Din/Aa)