Di Amerika, Penjualan Subaru Tak Menderu

0
1395
Subaru Outback model tahun 2022 - dok.Istimewa via Practical Motoring

California, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Jepang – Subaru Corporation – kembali membukukan merosotnya penjualan di Amerika Serikat (yang merupakan salah satu pasar terbesar Subaru) pada bulan Mei kemarin. Penurunan ini, seperti terlihat di data Asosiasi Dealer Mobil Amerika Utara, merupakan penurunan selama 12 bulan berturut-turut.

Seperti dilaporkan laman Torque News, Jumat (3/6/2022), Subaru of America (SOA) menyatakan, selama Mei total penjualan mobil Subaru yang berhasil dikantonginya hanya 42.526 unit. Jumlah ini merosot 24,8 persen dibanding bulan yang sama di tahun lalu, yang masih sebanyak 56.558 unit.

Sementara penjualan kumulatif selama Januari hingga Mei tahun ini, tercatat sebanyak 220.620 unit. Jumlah ini anjlok 20,8 persen dibanding total jumlah penjualan kumulatif yang berhasil dikoleksi pada periode sama tahun 2021.

Subaru Forester generasi kelima atau versi paling anyar – dok.Edmunds

“Stok model baru Subaru terus dipengaruhi oleh kekurangan microchip (semikonduktor), masalah rantai pasokan, dan penutupan pabrik lainnya,” bunyi pernyataan SOA.

Subaru Outback 2022 kembali menjadi yang teratas dalam pengumpulan angka penjualan, dengan total 14.724 unit. Jumlah ini naik 5,2 persen dibanding dengan penjualannya selama Mei 2021 yang mencapai 13.994 unit.

Sedangkan di Jepang, kinerja penjualan yang dibukukan Subaru, setali tiga uang. Data di Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang (JAMA) yang dikutip Mobilitas, Jumat (3/6/2022) memperlihatkan selama Januari – April total penjualan Subaru di Jepang hanya 33.516 unit. Jumlah ini ambles 24,7 persen.

Ilustrasi, Subaru Crosstrek – dok.Newsify Press

Pada kurun waktu yang sama, total ekspor Subaru dari Jepang ke berbagai negara sebanyak 116.367 unit. Jumlah ini merosot 10,6 persen dibanding ekspor yang dibukukan Subaru selama Januari – April 2021. (Vto/Aa)