Harga Hyundai Creta Naik hingga Rp 3 Juta, Dipicu Kenaikan PPN

0
1284
SUV kompak Hyundai Creta yang diproduksi di Indonesia - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan sejak Jumat 1 April lalu telah resmi menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10% menjadi 11%. Dengan berlakunya ketentuan yang mengacu pada Undang – undang Nomor 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), itu maka harga produk – termasuk mobil juga ikut terkatrol.

Salah satu mobil yang harganya dinaikkan adalah SUV kompak Hyundai Creta. Mobil yang diproduksi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat itu kini harganya bertambah mahal Rp 2,5 juta – Rp 3 juta.

“Iya, tentunya kami juga menyesuaikan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah itu ya. Efektif pemberlakuannya 1 April, sehingga ada peningkatan untuk harganya,” ujar General Manager PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Astrid Ariani Wijana, saat dihubungi Mobilitas di Jakarta, Rabu (6/4/2022).

Tampilan bagian belakang Hyundai Creta – dok.Mobilitas.id

Dalam situs resmi Hyundai Indonesia pada Rabu (6/4/2022) terlihat harga Hyundai Creta saat ini mulai Rp 281,5 juta hingga Rp 401 juta on the road Jakarta. Sebelumnya, SUV ini dihargai mulai Rp 279 juta hingga Rp 397,5 juta on the road Jakarta.

Hyundai Creta saat ini tercatat sebagai pendorong penjualan Hyundai di Indonesia. Kehadirannya mendapat respon yang cukup positif dari masyarakat, terbukti dari angka penjualan yang dikantonginya.

Mobil ini dibekali mesin 1.500 cc yang dilengkapi pilihan transmoisi manual 6 tingkat percepatan dan transmisi otomatis Intelligent Variable Transmission (IVT). Semburan tenaganya mencapai 113 hp pada 6.100 rpm dengan torsi 143,8 Nm pada 4.500 rpm.

Tampilan bagian belakang Hyundai Creta yang dijual di Indonesia – dok.Mobilitas

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas, Rabu (6/4/2022) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Februari 2022 ini, Hyundai Creta berhasil mengantongi angka penjualan ke diler (wholesales) sebanyak 2.923 unit. Dengan jumlah penjualan sebanyak itu, SUV ini merebut pangsa pasar wholesales sebesar 1,8%. (Jrr/Aa)