Hyundai Recall 106 Palisade di RI, Gegara Rem Bermasalah

0
1232
Hyundai Palisade - dok.JD Power

Jakarta,Mobilitas – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menarik (recall) 106 unit Hyundai Palisade – yang diproduksi 9 – 31 Maret 2021 untuk dilakukan perbaikan pada sistem pengereman. Pasalnya master silinder rem dari SUV itu bermasalah.

Chief Operating Officer PT HMID, Makmur, dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Rabu (29/12/2021), menyebut perbaikan itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan kecil terjadinya kontaminasi terhadap minyak rem yang dapat mempengaruhi kinerja pengereman saat mobil melaju pada kecepatan rendah.

“Sebagai perusahaan yang s.elalu fokus pada pelanggan dan sesuai dengan inisiatif global kami, Hyundai selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama,” kata dia.

Hyundai Indonesia segera menghubungi pemilik unit yang terdampak untuk membawa kendaraan mereka ke diler Hyundai yang telah ditunjuk guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses itu disebut hanya butuh waktu kurang lebih selama 1,5 jam.

Hyundai Palisade – dok.Istimewa

“Seluruh layanan ini diberikan Hyundai tanpa biaya apapun,” imbuh Makmur.

Hyundai Indonesia mengklaim sejak diluncurkan pada akhir 2020 hingga November 2021, Palisade telah terjual lebih dari 2.100 unit. Hanya tak disebutkan apakah penjualan yang dimaksud itu penjualan ke diler (wholesales) atau ke konsumen (ritel).

Sementara data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas, Rabu (29/12/2021) memperlihatkan wholesales Palisade sebanyak 1.302 unit. Sedangkan total penjualan ritel – yakni penjualan ke konsumen seluruh varian mobil – Hyundai di kurun waktu yang sama sebanyak 2.751 unit.

Hyundai lebih unggul dibanding saudaranya – satu negara di bawah satu payung grup Hyundai – Kia yang mengantongi angka penjualan ritel sebanyak 2.725 unit. Bahkan mengungguli merek asal Cina, Dongfeng Sokon (DFSK) yang meraup angka penjualan ritel sebanyak 2.687 unit.

Interior Hyundai Palisade – dok.Hyundai

Namun, pabrikan mobil terbesar di Korea Selatan itu jauh tertinggal dengan merek lain dari Cina yakni Wuling. Karena merek berlambang lima berlian itu berhasil mengoleksi angka penjualan ritel sebanyak 21.059 unit selama sebelas bulan pertama tersebut. (Swe/Aa)