Ingin Paling Joss Sedunia, Bentley Luncurkan SUV Listrik di 2025

0
1261
Rendering tampilan mobil listrik pertama yang bakal dibuat Bentley - dok.Autocar

London, Mobilitas – Produsen mobil mewah asal Cricklewood, London, Inggris – Bentley Motors Limited alias Bentley – mengumumkan, mobil mewah listrik buatannya akan diluncurkan pada tahun 2025 nanti. Jadwal peluncuran di tahun itu, sekaligus menjadi tonggak program Bentley untuk menggelontorkan lima mobil listrik murni (BEV) sebanyak lima model hingga tahun 2030.

“Itu merupakan bagian dari program kami lima mobil listrik lahir dalam lima tahun, alias saban tahun sebuah mobil listrik kami hadirkan di rentang tahun 2025 sampai dengan tahun 2030,” bunyi pernyataan pabrikan yang berkantor pusat di Crewe, Inggris tersebut seperti dilansir The Sunday dan China Daily, Rabu (26/1/2022).

Bentley yang merupakan bagian dari Grup Volkswagen itu memang telah menggaungkan kampanye ‘Beyond 100’ yang dirilis sejak tahun 2020 lalu. Target kampanye ini adalah, pabrikan telah menjadi produsen mobil listrik dengan status netral karbon pada akhir dekade ini, atau di akhir tahun 2030.

Ilustrasi, SUV elekstrifikasi Bentley  – dok.TopElectric SUV

Untuk mewujudkan target itu, perusahaan yang kini dipimpin Adrian Hallmark itu menggelontorkan investasi senilai US$ 3,37 miliar. “Mobil listrik pertama Bentley akan dikembangkan dan diproduksi di Inggris. Mengamankan produksi mobil itu di Crewe merupakan momen penting bagi Bentley dan Inggris. Karena kami merencanakan masa depan jangka panjang yang berkelanjutan di kota itu. Kami ingin yang yang terdepan (paling joss) di dunia pada segmen ini (mobil listrik mewah),” papar Adrian.

Bentley saat ini sudah memiliki dua model mobil elektrfikasi, meski bukan mobil listrik murni alias hybrid. Mereka adalah Bentley Flying Spur Hybrid dan Bentley Bentayga Hybrid.
“Bahkan, kami sudah merencanakan model hybrid ketiga, yakni Bentley Continental, untuk melenggang ke pasat pada tahun 2024 nanti,” aku Adrian.

Hanya, hingga kini belum ada pernyataan resmi ihwal mobil listrik murni yang bakal digelontorkan ke pasar pada tahun 2025 nanti. Meski, di tahun 2021 lalu, kepada Autocar, Adrian Hallmark sempat menyinggung kemungkinan lahirnya SUV listrik yang secara bentuk berbeda dari SUV Bentley Bentayga.

Ilustrasi, mobil listrik Bentley – dok.Road & Track

“Kami melihat sebuah peluang untuk menghadirkan mobil yang lebih licin dengan profil yang lebih memaksimalkan aspek aerodinamis,” ujar dia.

Penjualan mencorong
Pernyataan ini mengindikasikan, SUV itu akan menggunakan basis saudara sepupunya – yang berada di bawah payung Grup Volkswagen – yakni Audi Artemis. Karena SUV besutan Audi itu memiliki karakter dan kekhasan gaya seperti yang dimaksud Adrian.

Jika benar itu yang dimaksud, maka SUV listrik Bentley itu akan memiliki bodi yang lebih kecil dibandingkan dengan SUV-nya saat ini. “Dan Bentley all-electric itu nantinya high-riding dengan daya jangkau dalam sekali isi baterai 300 – 350 mil (480 kilometer – 560 kilometer). Karena itulah, pengurangan bobot dan penajaman aspek aerodinamika menjadi fokus utama kami,” tandas Adrian.

Bentley adalah salah satu dari sedikit pabrikan mobil yang membukukan kinerja men corong di tengah terpaan badai pandemi Covid-19. Data perusahaan yang dikutip China Daily menunjukkan, sepanjang tahun 2021 kemarin, Bentley berhasil melego 14.659 unit mobil buatannya.

Varian produk Bentley yang dipamerkan di hajatan Beijing Auto Show 2020 – dok.China Daily

Jumlah itu menanjak hingga 31%. Bahkan menjadi rekor penjualan, karenma di tahun 2020, pabrikan ini hanya berhasil menjual sebanyak 11.206 unit.

Sepanjang tahun 2021 itu, Bentley membukukan kenaikkan penjualan hingga 40%. Di wilayah Amerika menadki hingga 39%, dan Eropa serta Timur Tengah juga meningkat.
(Vto/Aa)