Tokyo, Mobilitas – Fakta berbicara, secara total penjualan mobil Toyota (berbagai jenis dan kelas) di negerinya sendiri itu, pada periode Januari – Maret atau kuartal pertama melonjak .
Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (5/4/2025) menunjukkan selama tiga bulan pertama 2025 itu, jumlah mobil Toyota yang terjual di Negeri Matahari Terbit itu sebanyak 392.745 unit. Jumlah itu melonjak 20,2 persen dibanding total penjualan selama periode sama di tahun lalu.
Meski begitu, ternyata tidak semua mobil Toyota berhasil mencatatkan kinerja penjualan yang positif, bahkan beberapa diantraanya merupakan model kondang yang dijual di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penjualan mereka ambles.
Setidaknya ada lima mobil yang mengalami kemerosotan penjualan. Mereka adalah Toyota Corolla (termasuk Corolla Cross) yang terjual 44.649 unit, ambles 3,4 persen dibnding penjualan selama kuartal pertama 2024.
Kemudian, Toyota Prius yang terlego 25.783 unit, ambles 11,3 persen. Lalu, Toyota Harrier yang terjual 18.596 unit, ambles 2,6 persen.
Keempat Toyota Crown yang laku sebanyak 15.858 unit, ambles 12,3 persen. Dan kelima, Toyota RAV4 yang membukukan penjualan sebanyak 7.082 unit, ambles 9,7 persen dibnading jumlah penjualan yang dicetaknya pada periode Januari – Maret 2024.
Sekadar informasi, selama tiga bulan pertama 2025 itu, jumlah mobil yang terjual di Jepang (berbagai jenis dan kelas yang diproduksi seluruh merek yang asa mencapai 1.285.351 unit. Jumlah penjualan itu menanjak 13,6 persen dibanding tiga bulan pertama 2024. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id