Mitsubishi Satu-satunya yang Moncer Saat Penjualan Mobil di Jepang Ambles

0
1181
Mitsubishi Outlander - dok.MMC

Tokyo, Mobilitas – Penjualan mobil di Jepang hingga akhir 2021 kemarin tercatat terus menurun sejak badai pandemi Covid-19 menerjang dunia pada tahun 2019 lalu. Fakta data menunjukkan di tahun 2019, penjualan mobil di pasar terbesar ketiga di dunia itu masih mencapai 5,2 juta unit, tahun 2020 ambles, dan bahkan di tahun 2021 kembali merosot.

Data yang dihimpun Asosiasi Diler Mobil Jepang (JADA) maupun Asosiasi Produsen Mobil Jepang (JAMA) yang dikutip Asian Business Channel dan Focus2Move belum lama ini menunjukkan, setelah mengoleksi angka penjualan sebanyak 5,2 juta unit pada tahun 2019, di tahun berikutnya (2020) industri mobil di Negeri Matahari Terbit itu hanya meraup jumlah penjualan 4.598.610 unit.

Jumlah tersebut ambles 11,6% dibanding angka penjualan yang berhasil dikantogi selama tahun 2019 atau di saat badai pandemi Covid-19 mulai melibas dunia. Tetapi, anehnya, di tahun 2021 penjualan ternyata kembali ambles.

Mobil Mitsubishi di Jepang – dok.MMC

Merosotnya penjualan di tahun itu mencapai 3,3% dibanding tahun 2020. Total jenderal angka penjualan yang berhasil dikoleksi hanya sebanyak 4.448.340 unit.

Tetapi, fakta menarik dari data penjualan ini adalah hampir semua merek lokal Jepang – yang hingga saat ini juga dikenal sebagai merek-merek yang menggenam pangsa pasar besar di dunia – ambrol. Dan, hanya satu yang masih moncer, yakni Mitsubishi Motors.

Fakta data berbicara, sepanjang tahun itu, Toyota yang merupakan pemimpin di pasar lokal penjualannya merosot 2,1%. Suzuki yang bercokol di tempat kedua ambles 3,6%, lalu Honda penjualannya menciut 0,4%.

Toyota Yaris di Jepang – dok.Global.Toyota

Kemudian Daihatsu, membukukan amblesnya penjualan sebesar 3,4%, dan penjualan Nissan ambrol 3,6%. Bahkan, Mazda Motors Corporation yang betengger di posisi keenam, penjualannya ambrol terdalam hingga 11,2%.

Begitu pula dengan Subaru yang mencatatkan amblrsnya penjualan sebesar 4%. Sementara, Mitsubishi Motors Corporation menacatatkan gemilang dengan penjualan yang menanjak 10,5%.

Adapun Isuzu penjualannya merosot 5,5%. Sedangkan Hino, meski merosot namun hanya 0,1%. (Vto/Aa)