Bisnis

Penjualan Ritel Denza di Cina Selama Januari Tahun Ini Melonjak, Denza D9 Terlaris

×

Penjualan Ritel Denza di Cina Selama Januari Tahun Ini Melonjak, Denza D9 Terlaris

Share this article
Denza D9 - dok.Istimewa

Beijing, Mobilitas – Denza yang merupakan submerek dari Build Your Dreaams (BYD) untuk segmen menengah ke atas alias segmen premium itu mencatatkan kinerja yang positif di saat total penjualan ritel (gabungan seluruh mobil dari berbagai merek) di Republik Rakyat Cina merosot.

Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (26/2/2025) menunjukkan di bulan Januari 2025 itu, total jumlah mobil yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Cina sebanyak 1.782.803 unit. Jumlah ini anjlok 15,7 persen dibanding Januari 2024.

Pada saat yang sama, Denza membukukan penjualan ritel sebanyak 11.423 unit. Jumlah itu menanjak hingga 30,1 persen dibanding total penjualan ritel yang dicetaknya pada bulan yang sama di tahun 2024.

Menariknya, dari total penjualan ritel sebanyak itu, 10.138 unit dibukukan oleh Denza D9. Jumlah penjualan ke konsumen MPV listrik premium itu melonjak 23,6 persen dibanding total penjualan ritel yang berhasil dikemasnya pada Januari 2024.

Denza N8 – dok.CnEVPost

Penjualan ritel terbanyak kedua disumbangkan Denza Z9GT yang sebanyak 689 unit. Namun jumlah tersebut belum bisa dibandingkan karena di tahun 2024, mobil ini belum dijual.

Ketiga Denza Z9 yang terjual ke konsumen sebanyak 496 unit. Jumlah penjualan ritel mobil ini juga belum bisa dibandingkan dengan Januari 2024, karena di bulan pertama 2024, mobil itu belum dipasarkan.

Sementara dua mobil Denza lainnya, yakni Denza N7 dan Denza N8 – penjualannya terpuruk. Masing-masing terjual ke konsumen (penjualan ritel) hanya 98 unit (anjlok 71,1 persen) dan 2 unit atau anjlok hingga 99,2 persen dibanding total penjualan ritel yang berhasil mereka patri pada Januari 2024. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id