Smart #1, Mobil Listrik Keren Buah Kongsi Geely-Mercy

0
1141
Smart #1 - dok.TIatimewa via op Car News

Beijing, Mobilitas – Smart – merek milik Mercedes-Benz (Mercy) yang dikenal dengan mobil mungilnya – telah berkongsi dengan Geely Automobile (dan membentuk perusahaan patungan Smart Automobile Co), mulai menggebrak pasar mobil listrik Republik Rakyat Cina (Cina). Mobil pertama buatan kongsi ini dinamai Samrat#1.

Seperti dilaporkan laman China Daily, belum lama ini, peluncuran dilakukan pada 25 April lalu. “Kami menciptakan keluarga kendaraan listrik baru. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk melakukan pembaruan di pasar, tidak hanya di lokal (Cina), tetapi juga global,” papar Chief Executive Officer Smart Automobile Co, Tong Xiangbei.

Smart#1 merupakan model Sport Utility Vehicle (SUV) berukuran kompak dengan jarak sumbu roda 2.750 milimeter (mm). Jika dilihat dari ragam varian mobil yang pernah dibuat oleh Smart hingga kini, Smart #1 merupakan kendaraan terbesar yang memakai logo Smart.

Interior bagian depan Smart #1 – dok.CAR Magazine

Smart#1 diproduksi di pabrik perusahaan patungan itu di di Xi’an, provinsi Shaanxi, Cina. Mobil ini dikembangkan dengan basis arsitektur kendaraan listrik Geely, namun ditata ulang bagian interior dan eksteriornya oleh Mercedes-Benz.

Smart#1 berkonfigurasi empat tempat duduk. Bagian depan di interior mulai dari panel cluster hingga tampilan dashbor-nya mencuatkan kesan futuristik dan menyuguhkan visibilitas yang leluasa.

Atapnya menggunakan sunroof yang besar. Sehingga, mobil ini menyuguhkan sensasi berkendara yang sangat ramah terhadap kondisi sekeliling karena seolah berkendara dan berinterkasi dengan alam.

Bagian atas Smart #1, atap menggunakan sunroof ukuran besar – dok.Smart.com

CEO Tong Xiangbei menyebut, mobil itu tak hanya dijual di Cina dan Eropa saja, tetapi juga kemungkinan besar dibawa ke Asia Tenggara. Smart bekerja sama dengan produsen mobil Malaysia Proton (yang sebagian sahamnya telah dibeli Geely) untuk memperkenalkan mobil tersebut ke Asia Tenggara.

“Meskipun di tahap awal akan berkonsentrasi di Cina dan Eropa. Sebagai langkah awal, kami akan memiliki 300 gerai di 14 pasar Eropa termasuk Inggris dan Swiss,” kata Tong. Sedangkan di Cina kami memiliki 150 diler di 40 kota,” ujar dia.

Pacu penjualan
Kehadiran merek hasil kongsi ini, tentu diharapkan Geely bakal mampu mendongkrak penjualan mobil listriknya. Khususnya di dalam negeri Cina, yang saat ini tercatat sebagai pasar mobil listrik terbesar di dunia.

Data dari Asosiasi Produsen Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dinukil Mobilitas, Rabu (4/5/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – Maret tahun 2022 ini, total penjualan mobil Geely sebanyak 326.024 unit.

Tampilan bagian belakang Smart #1 – dok.Istimewa via Auto Car

Jumlah itu berasal dari sejumlah merek di grupnya (Geely, Lynk & Co, dan Zeekr) dan ternyata hanya 47.986 unit yang merupakan mobil ramah lingkungan (mulai dari listrik murni atau BEV, plug-in hybrid, maupun hybrid).

Meski meroket 186%, namun Geely belum mampu masuk ke daftar 10 besar merek penjualan mobil ramah lingkungan terbanyak di Cina. Pasar masih dikuasai Wuling, Tesla, BYD, dan Chery, dimana mobil terlaris dari urutan pertama hingga kesepuluh buatan merek-merek tersebut. (Din/Aa)