Trik Mengatasi Mur Baut Roda Mobil yang Sulit Dilepas

0
1833
Melepas mur roda mobil - dok.AP Tyres

Jakarta, Mobilitas – Persoalan yang seting ditemui pemilik mobil ketika akan mengganti ban adalah mur dan baut pada velg kendaraanya macet atau super seret ketika dikendurkan. Akibatnya, mereka bukan hanya kesulitan tetapi juga tak jarang yang gagal melepaskannya.

Menurut Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, ada beberapa penyebab mur atau baut pada roda itu menjadi seret dan seolah mati. Munculnya karat pada ulir atau drat mur dan baut roda karena proses oksidasi adalah salah satunya.

Selain itu, proses pelepasan maupun pemasangan mur dan baut yang dilakukan dengan cara paksa juga menjadi menjadi sebab dari masalah tersebut.

Menggunakan alat pemutar mur baut ekektrik akan sangat membantu – dok.Burnett & Williams

“Sebab lainnya, karena penggantian mur roda yang ukurannya tidak sama dengan standar. Biasanya kekecilan, sehingga dipaksakan saat pemasangan. Akibatnya, drat baut maupun mur pun mengunci rapat,” ujar Imansyah dalam keterangan resmi yang dirilis belum lama ini.

Lantas bagaimana cara mengatasi masalah itu dan sekaligus pencegahannya agar tak terjadi? Berikut Imansyah memberikan tips:

Pertama, gunakan alat pemutar mur roda. Alat ini biasanya berteknologi elektrik, sehingga memiliki torsi yang besar, sehingga mudah memutar mur yang seret.

Selain itu, bisa menambah panjang lengan kunci roda dengan tambahan alat ungkit yang lebih panjang seperti pipa agar didapat torsi ekstra.

Menyambung lengan kunci roda dengan pipa akan memudahkan pelepasan mur baut roda – dok.Wikihow

Kedua, semprotkan cairan penetran. Cairan ini akan menghilangkan penghamat gerakan putarn drat baut atau mur seperti karat, debu, dan sebagainya.

Ketiga, pakai kunci momen saat memasang ban. Kunci momen atau kunci torsi memiliki kekuatan sesuai rekomendasi pabrikan saat memasang kembali ban mobil, sehingga takaran kekuatan pemasangan baut atau mur lebih pasti.

Jika tidak ada alat itu, usahakan tidak memutar mur sekuat-kuatnya yang berujung pada seretnya atau macetnya mur atau baut saat akan dilepas lagi. Pemasangan cukup sampai mur dirasakan sudah tidak dapat berputar lagi.

Saat memasang mur jangan sampai memutarnya hingga berlebihan karena akan berakibat seretnya drat ketika akan dilepas kembali – dok.Wheels.ca

Keempat, pasang mur secara menyilang. Mengencangkan mur dan baut roda tidak boleh dilakukan secara berurutan. Sebab, cara seperti itu dapat membuat daya ikatnya kurang merata sehingga pelek tidak memegang sempurna pada as roda.

Akibat lainnya, membuat ban mobil goyang di kecepatan tinggi bahkan dapat mengakibatkan baut roda patah. Pemasangan mur harus dilakukan secara menyilang dan bertahap agar daya tekan pada seluruh baut seimbang.

Artinya, pemasang mur kedua yang dipasang adalah yang posisinya berlawanan.

Ilustrasi, mur roda mobil – dok.Automotive News

Kelima, rutin merotasi ban. Dengan rtutin melakukan rotasi, maka kemungkinan terjadinya karat pada drat baut atau mur juga kecil sekali. Terlebih, jika pemilik mobil sekaligus melakukan pembersihan mur dan baut tersebut, dengan menyikat karat atau debu dan mengelapnya sampai bersih. (Jrr/Aa)